Mengapa kita memilih linen untuk membuat kanvas

Diterbitkan: Kamis 15 Maret, 2018

Linen adalah tanaman minyak, dan minyak biji rami mengandung banyak asam lemak tak jenuh, sehingga digunakan untuk mencegah hiperlipidemia dan aterosklerosis. Linen juga sejenis serat alami murni, yang telah mendapat perhatian lebih dan lebih karena sifat penyerapan keringatnya yang luar biasa, permeabilitas udara dan innocuity. Karena teksturnya yang lembut, kehalusan yang baik, penyerapan air cepat, dan konduktivitas listrik rendah, bisa dibuat menjadi pakaian kelas tinggi. Selain itu, banyak digunakan oleh pelukis minyak untuk membuat kanvas.

 

Sejak abad ke-16, lukisan cat minyak mulai diproduksi di atas kanvas. Pilihan utama banyak seniman adalah linen murni sebagai kanvas. Alasannya adalah sebagai berikut:

 

1. Linen memiliki daya tahan tinggi dan kekuatan serat, sehingga tidak mudah robek atau pecah. Dan fitur ini memungkinkan pisau warna mengikis dan menekannya.

 

2. Kehalusan yang ramping membuatnya memiliki sifat tinctorial, yang sangat penting untuk melukis.

 

3. Karena linen lembut dengan tekstur yang tidak rata, seniman dapat memanfaatkan tekstur linen yang lembut dan menarik untuk membuat lukisan mereka lebih ekspresif.

 

4. Minyak biji dan biji rami berasal dari tanaman yang sama dan memiliki sifat kimia yang sama, oleh karena itu mereka selaras.

 

Kain linen terbagi menjadi dua jenis: tipe single-woven dan double-woven type. Mudah menangani berbagai spesifikasi ketebalan dan tekstur yang berbeda. Lengan kasar cocok untuk melukis dengan pisau palet dengan berani dan tegas. Kain garis kepadatan sedang halus dan teksturnya seragam. Hal ini paling cocok untuk metode ekspresif menggosok topeng dengan gaya realistis. Kain linen halus adalah karya kecil yang sesuai dengan gaya melukis yang bagus. Untuk pelestarian, lukisan kain lebih unggul dari penopang lukisan minyak lainnya, yang linennya paling bagus.

 

Linen biasanya tumbuh dalam iklim yang dingin dan lembab, dan Belgia dan Irlandia adalah asal mula dari linen. Bulu dewasa diambil dari akar ke daun, dibiarkan membusuk untuk mencapai serat padat, lalu dipintal menjadi kain. Karena tekstur dan ketebalan yang berbeda, linennya laku sekitar satu meter sampai tiga meter, dan lebar produk khusus lebih dari empat meter.

 

Linen murni memiliki nilai tinggi, jadi ada varietas blended murah di pasaran untuk menggantinya. Sementara bentuk katun dan linen bisa menyusut sesuai kelembaban, oleh karena itu, bukanlah pilihan yang tepat untuk membuat kanvas besar.

 

Artikel terakhir

Tema Lukisan Klasik Barat Cinta Lukisan Minyak (2)